Kirimkan Aspirasi Anda Melalui SMS Layanan Pengaduan Masyarakat Ketik aduan aspirasi anda, kirim ke 081 936 480 333 -
BUPATI BANGLI
Made Gianyar
  MENU KATEGORI
Arah Kebijakan Pembangunan
Arah Kebijakan Bidang Pendidikan
Arah Kebijakan Bidang Kesehatan
Arah Kebijakan Bidang Kesejahteraan Rakyat
Arah Kebijakan Bidang Lingkungan Hidup

  FOTO KEGIATAN
Atur Kesemberautan Pasar Tumpah Dikawasan Obyek Wisata Penelokan, Pemkab Bangli Segera Bentuk Perbup Tata Niaga

  PENGADAAN

  PRODUK HUKUM
2010
2011
2012
2013

  TRANSPARANSI PENGELOLAAN ANGGARAN DAERAH
2012
2013
2014


  KRITIK & SARAN
Senin, 17 Maret 2014
I Wayan Suparta
Aliran air PDAM 80% angin
Selasa, 26 November 2013
i wayan dodik wahyu saputra
Kamis, 14 November 2013
krezna arsana
Jumat, 30 Agustus 2013
i nyoman sangging darma yadnya
ptt di bangli
Rabu, 28 Agustus 2013
Kadek Suardhamana
entrance fee wisata di Bangli

  DATA PENGUNJUNG

9014197

Pengunjung hari ini : 172
Total pengunjung : 274013

Hits hari ini : 2858
Total Hits : 9014197

Pengunjung Online: 28



 

  FACEBOOK
 
ARAH KEBIJAKAN BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT


Meningkatnya kesejahteraan masyarakat, selain tercermin dalam meningkatnya mutu pendidikan dan kesehatan masyarakat, juga terlihat dengan meningkatnya perkonomian masyarakat yang ditandai dengan meningkatnya pendapatan dan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. Oleh karena itu, kebijakan dalam bidang kesejahteraan rakyat diarahkan pada hal-hal berikut ini.


a. Bidang Industri, Koperasi, Perdagangan, dan Investasi.
     Pembangunan di bidang ekonomi di Kabupaten Bangli difokuskan untuk mengatasi berbagai permasalahan ekonomi masyarakat Bangli dengan tujuan akhir adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat. Tercapainya peningkatan kesejahteraan rakyat memerlukan terciptanya kondisi dasar yaitu: (1) pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan; (2) penciptaan sektor ekonomi yang kokoh serta; (3) pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan. Dengan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan diharapkan (ekonomi kerakyatan). Hal ini berarti memberikan kesempatan lebih banyak kepada masyarakat untuk berusaha dan menciptakan lapangan kerja lebih banyak.

     Secara umum struktur pergerakan ekonomi masyarakat Bangli digerakkan oleh sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, industri kecil dan perdagangan, hotel dan restoran. Berdasarkan hal itu, maka arah kebijakan di bidang ekonomi adalah meningkatkan peran pertanian, perkebunan, perhutanan, dan industri kecil dan menengah serta meningkatkan kemampuan kewirausahaan masyarakat, perluasan jaringan bisnis dan pasar regional maupun global dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat. Arah kebijakan pembangunan ekonomi, dijabarkan sebagai berikut:

  • Mengembangkan sistem ekonomi yang bertumpu pada ekonomi lokal (ekonomi kerakyatan) yang dilaksanakan sesuai prinsip persaingan usaha yang sehat dan perlindungan konsumen sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  • Memberdayakan usaha kecil, menengah dan koperasi agar efisien, produktif dan berdaya saing melalui pengembangan unit usaha seperti: usaha tani, ternak, perikanan darat, serta pelayanan jasa, meningkatkan SDM dan peningkatan pemanfaatan teknologi tepat guna.
  • Mengembangkan lembaga keuangan dengan meningkatkan pengelolaan keuangan desa adat/pekraman, LPD dan Koperasi.
  • Mengembangkan dan penelitian potensi ekonomi daerah yang mengarah pada kemandirian ekonomi lokal yang mampu menarik investasi di Bangli.
  • Membina dan mengembangkan semangat dan jiwa kewirausahaan dalam masyarakat agar terwujud masyarakat yang mandiri dan kompetitif.
     

      Terkait dengan kebijakan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Bangli, pembangunan ekonomi diarahkan pada pengurangan kesenjangan pembangunan antar wilayah. Pembangunan diutamakan bagi wilayah dengan penduduk miskin tinggi, pemenuhan kebutuhan dasar (pendidikan dan kesehatan), penciptaan dan pemberian akses yang sama pada kesempatan kerja. Dengan demikian, mereka yang selama ini miskin karena tidak pernah mendapat kesempatan, dapat memanfaatkan kesempatan yang ada untuk keluar dari kemiskinan.

      Upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat juga akan ditempuh melalui kebijakan peningkatan investasi terutama pada sektor yang memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat.Hal ini meliputi sektor pertanian, perkebunan, perhutanan, peternakan, perikanan, industri kecil dan menengah serta sektor pariwisata. Kebijakan lima tahun di bidang investasi diarahkan pada : (1) mendorong berkembangnya investasi di berbagai sektor terutama pangan, energi dan infrastruktur dalam rangka meningkatkan persebaran investasi; (2) mendorong berkembangnya investasi berbasis keunggulan daerah, antara lain sektor primer, sekunder dan tersier dalam rangka penciptaan kesempatan kerja; (3) meningkatkan efektivitas pelaksanaan kebijakan investasi melalui harmonisasi dan simplifikasi berbagai perangkat peraturan di tingkat pusat dengan peraturan daerah; dan (4) mendorong percepatan ketersediaan infrastruktur dalam arti luas melalui peningkatan efektivitas pelaksanaan kemitraan pemerintah dan dunia usaha dalam rangka meningkatkan daya tarik investasi; serta (5) mendorong pengembangan kawasan ekonomi untuk produk yang bernilai tambah antara lain, industri kerajinan, jasa pariwisata, industri yang berbasis pertanian, perkebunan, perhutanan, peternakan dan perikanan.

b. Bidang Pertanian, Perkebunan, dan Perhutanan
Kabupaten Bangli memiliki lahan pertanian, perkebunan dan perhutanan yang cukup luas. Hal ini sangat potensial sebagai sektor unggulan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Arah kebijakan pengembangan ekonomi kerakyaratan sektor pertanian, perkebunan, dan perhutanan adalah pada: (1) peningkatan produksi, produktivitas, dan mutu produk pertanian dan perkebunan untuk mendukung ketahanan pangan; (2) peningkatan produksi yang berorientasi agribisnis, (3) peningkatan pemasaran hasil produksi; (4) penyediaan sarana dan prasarana; (5) peningkatan pengetahuan petani dalam pengolahan, pasca panen dan pemasaran hasil, dan enerapan IPTEK yang ramah lingkungan; (6) pemanfaatan potensi sumberdaya hutan secara optimal dengan memperhatikan pelestarian lingkungan; (7) pengembangan tanaman langka.

c. Bidang Peternakan dan Perikanan Darat
Potensi peternakan di Kabupaten Bangli cukup tinggi dengan keunggulan pengembangan sapi bali yang didukung sektor pertanian dan perkebunan dengan luas area yang cukup. Arah kebijakan bidang peternakan dan perikanan darat lima tahun mendatang adalah meliputi: (1)peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani melalui pengembangan agribisnis dan mina politan guna mendukung ketahanan pangan; (2) pelestarian plasma nutfah fauna (anjing kintamani); (3) peningkatan sarana dan prasarana produksi peternakan dan perikanan; (4)pencegahan dan penanggulangan penyakit, dan (4) peningkatan promosi pemasaran produk peternakan dan perikanan.

d. Bidang Pariwisata dan Kebudayaan
Bangli sebagai salah satu tujuan wisata dunia, dengan daerah tujuan wisata unggulan Kintamani dan agrowisatanya, memiliki potensi pengembangan wisata untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pengembangan pariwisata Kabupaten Bangli diarahkan pada wisata budaya dan wisata alam serta pengembangan desa wisata yang berbasis budaya, pertanian, perkebunan, perhutanan, dan industri kecil kerajinan. Fokus pengembangannya sebagai berikut: (1) pengembangan industri pariwisata, yang didukung oleh kegiatan pengembangan usaha, industri, investasi pariwisata; dan pengembangan standardisasi pariwisata; (2) pengembangan daya tarik pariwisata yang berbasis budaya; (3) pemberdayaan masyarakat di tujuan pariwisata; (3) pengembangan pemasaran dan promosi pariwisata di luar negeri dan dalam negeri melalui pengembangan informasi pasar pariwisata dan peningkatan publikasi pariwisata; (4) pengembangan SDM kebudayaan dan pariwisata dan penelitian dan pengembangan bidang kepariwisataan.

e. Bidang Infrastruktur Wilayah
Kondisi sarana dan prasarana infrastruktur di Kabupaten Bangli saat ini masih ditandai oleh tidak meratanya aksesibilitas antar desa, kualitas, ataupun cakupan pelayanan. Dengan demikian, sarana dan prasarana infrastruktur yang ada belum sepenuhnya dapat mendukung pembangunan sektor riil, mendorong sektor produksi dan keseimbangan pembangunan wilayah. Arah kebijakan lima tahun mendatang akan difokuskan pada: (1) peningkatan pembangunan infrastruktur bagi masyarakat secara merata dan proporsional dan sesuai dengan penataan ruang; (2) peningkatan sarana dan prasarana infrastruktur perhubungan; (3) peningkatkan akses masyarakat terhadap jasa infrastruktur, seperti jaringan irigasi air baku, air bersih/air minum, air limbah, sanitasi lingkungan, perumahan, transportasi jaringan jalan dan jembatan, listrik, drainase, persampahan, dan lainnya; (4)peningkatan pembangunan jaringan telekomunikasi dan informatika untuk mendekatkan jarak fisik yang berjauhan mengingat wilayah Kabupaten Bangli yang luas; dan (5) pengelolaan sumber daya air beserta daerah tangkapan air secara efisien.

f. Bidang Pelayanan Umum dan Pemerintahan
Salah satu kunci keberhasilan program pembangunan daerah adalah terciptanya pelayanan umum yang prima kepada seluruh masyarakat. Untuk itu diperlukan adanya tata kelola pemerintahan yang bersih, demokratis, bertanggungjawab, efisien, efektif dan produktif. Dalam lima tahun mendatang arah kebijakan pelayanan umum dan tata kelola pemerintahan adalah: (1) peningkatan pelayanan publik yang yang prima dan bermutu kepada seluruh masyarakat; (2) peningkatan tata kelola pemerintahan yang bersih, demokratis, bertanggungjawab, efisien, efektif dan produktif untuk dapat memberikan pelayanan yang prima kepada seluruh masyarakat berdasarkan prinsip good governace dan clean government melalui pemanfaatan e-goverment; (3) peningkatan sikap mental aparatur pemerintah yang gigih, ikhlas, takwa, dan aspiratif (GITA) yang dilandasi rasa bakti pada Sang Hyang Widhi, bakti sesama manusia serta bakti pada lingkungan guna mengembangkan inovasi dan kreativitas untuk mampu memberikan pelayanan yang optimal; dan (4) peningkatan supremasi hukum serta mendorong partisipasi masyarakat dalam mewujudkan ketentraman dan ketertiban.

g.Bidang Pengarusutamaan Gender dan Perlindungan Anak
Peningkatan peranan perempuan, perlindungan anak, dan KB, diupayakan melalui peningkatankemampuannya, peningkatan upaya pemberdayaan perempuan yang mandiri baik pengetahuan maupun keterampilannya. Hal ini dapat dilakukan melalui: pendidikan dan latihan, pemberdayaan partisipasi dalam pembinaan keluarga, peningkatan peran serta dan kesetaraan gender dalam pembangunan, pengembangan bahan informasi tentang penyuluhan dan pembinaan tumbuh kembang anak, memperluas jaringan iformasi dan pelayanan KB, meningkatkan aksesibilitas dan kontrol yang memungkinkan perempuan sebagai mitra sejajar dengan laki-laki untuk bersama-sama berperan serta dalam pembangunan sesuai dengan kodrat dan martabatnya tanpa melupakan peran bersama dalam mewujudkan keluarga sejahtera yang beriman, sehat, dan bahagia, meningkatkan kapasitas sistem pelayanan, kelembagaan dan jejaring pelayanan Keluarga Berencana maupun partisipasi masyarakat dalam pembagunan desa.

h. Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan
Masalah kependudukan merupakan salah satu persoalan yang sangat penting dalam usaha mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Penanganan kependudukan diarahkan pada upaya pengendalian kependudukan melalui: penataan administrasi kependudukan, pemerdayaan masyarakat, dan partisipasi masyarakat dalam kependudukan, pendayagunaan dan pemanfaatan data kependudukan berbasis SIAK di semua bidang sektor pembangunan dan penyelenggaraan sistem informasi administrasi kependudukan secara komprehensif. Menekan laju pertumbuhan penduduk diupayakan melalui pelaksanaan gerakan keluarga kecil yang bahagia dan KB untuk mewujudkan keluarga sejahtera bagi masyarakat, memupuk kesadaran keluarga berencana sejak dini, meningkatkan keseimbangan sebaran penduduk melalui penyediaan industri pertanian perdesaan, peningkatan teknologi pertanian dan pengembangan sentra produksi pertanian, meningkatkan keterampilan dan pemberian kesempatan kerja, serta memasyarakatkan norma keluarga kecil, bahagia, dan sejahtera.

Pembangunan ketenagakerjaan diarahkan pada upaya-upaya yang terpadu dan saling menunjang antar berbagai aspek pembangunan. Hal ini dapat dilakukan dengan: membina iklim perluasan lapangan kerja, meningkatkan efisiensi dan produktivitas, meningkatkan kualitas/ketrampilan tenaga kerja, mendayagunakan tenaga kerja produktif, mengembangkan sistem informasi sosial dan perlindungan sosial, menyelenggarakan perpindahan penduduk dalam rangka penyebaran penduduk untuk peningkatan taraf hidup dan mengembangkan kesejahteraan tenaga kerja.

 

 
WAKIL BUPATI BANGLI
Sang Nyoman Sedana Arta
  VIDEO KEGIATAN
Kunjungan Gerbangdesigot di Desa Songan

  SIDA (SISTEM INOVASI DAERAH)
Tim Koordinasi Penguatan SIDa Kabupaten Bangli TA...

  INFO KURS

  SITUS TERKAIT
GIN Banglikab
Gerbang Indah Nusantara (GIN)
PD BPR Bank Pasar Kab. Bangli
Twitter Pemkab Bangli
Facebook Pemda Bangli
LPSE Kab. Bangli
Layanan Pengaduan Masyarakat
Batur Global GeoPark
PEMPROV SULAWESI SELATAN
Pemerintah Kabupaten Barru
Situs Lainnya


  JAJAK PENDAPAT
Bagaimana Menurut Pendapat Anda Tentang Website Ini?
Sangat Bagus
Bagus
Kurang Bagus
Jelek
Hasil Voting
Dari:455 Responden




  TWITTER


ikuti kami
Copyright © 2012 Pemerintah Kabupaten Bangli. All rights reserved.