Kirimkan Aspirasi Anda Melalui SMS Layanan Pengaduan Masyarakat Ketik aduan aspirasi anda, kirim ke 081 936 480 333 -
BUPATI BANGLI
Made Gianyar
  MENU KATEGORI
Visi
MISI
Tujuan Pembangunan Daerah
Sasaran Pembangunan Daerah

  FOTO KEGIATAN
Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bangli Buka Workshop Sanitasi Dan Peduli Bank Sampah

  PENGADAAN

  PRODUK HUKUM
2010
2011
2012
2013

  TRANSPARANSI PENGELOLAAN ANGGARAN DAERAH
2012
2013
2014


  KRITIK & SARAN
Sabtu, 10 Mei 2014
I Wayan Mertayasa Tangkas
Senin, 17 Maret 2014
I Wayan Suparta
Aliran air PDAM 80% angin
Selasa, 26 November 2013
i wayan dodik wahyu saputra
Kamis, 14 November 2013
krezna arsana
Jumat, 30 Agustus 2013
i nyoman sangging darma yadnya
ptt di bangli

  DATA PENGUNJUNG

10828133

Pengunjung hari ini : 321
Total pengunjung : 305160

Hits hari ini : 13914
Total Hits : 10828133

Pengunjung Online: 9



 

  FACEBOOK
 
VISI


VISI
         Dalam rangka penyelengaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan masyarakat di Kabupaten Bangli secara sinergis, terarah dan terencana, maka Visi Kabupaten Bangli yang disampaikan oleh Bupati dan Wakil Bupati terpilih Periode 2011 – 2015 adalah sebagai berikut :


        “Terwujudnya masyarakat Bangli yang GITA SANTI (Gigih, Ikhlas, Takwa, Aspiratif, Sejahtera, Aman, Nyaman, Tertib dan Indah) berlandaskan Tri Hita Karana”

         Sebagai sebuah kata, GITA memiliki makna nyanyian suci Tuhan sebagai petunjuk hidup dan SANTI bermakna kedamaian. Kedamaian adalah kondisi idaman semua insan yang akan dapat terwujud dengan selalu mengikuti petunjuk atau ajaran suci Tuhan Yang Maha Esa. Sebagai sebuah akronim kata GITA digunakan untuk dua jenis pemaknaan. Yang pertama, merupakan gabungan dari Gianyar – Sedana Artha, sebagai calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Bangli periode , dan yang kedua tergabung dalam GITA SANTI yang mengandung makna kondisi ideal seperti di bawah ini.

         GIGIH, di dalamnya terkandung makna semangat, ulet dan memiliki kepastian pendirian serta kerja keras. GI – TA dalam upaya mewujudkan Bangli yang SANTI akan terus memompakan semangat seluruh komponen masyarakat untuk tidak pernah menyerah dalam menangani permasalahan yang ada, baik unsur pemerintahan maupun masyarakat umum. Masyarakat Bangli harus memiliki kegigihan yang lebih untuk menutupi kekurangan lain, misalnya dalam bidang anggaran. Untuk bisa maju masyarakat Bangli perlu memaknai benar roh dari kata gigih yang di dalamnya merangkum makna: kerja keras, kerja prioritas, kerja berkualitas serta kerja yang tuntas. Kegigihan untuk menangani persoalan sendiri harus terus dikembangkan demi meraih kemandirian. Tekad untuk berbenah diri guna dapat lebih mandiri harus didengungkan ke seluruh hati masyarakat sehingga menjadi pemacu dalam pembangunan Bangli ke depan.

IKHLAS, bermakna tulus hati, jujur dan tanpa pamrih. Ikhlas adalah sifat dan sikap pengabdian yang harus ditanamkan pada seluruh

komponen masyarakat Bangli untuk terus bergerak maju menuju kondisi yang lebih baik. Aparatur pemerintah harus mengabdi dengan penuh keikhlasan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Konsep ngayah menjadi menjadi dasar filosofinya. Dengan segala bentuk kekurangan material, Bangli hanya bisa bangkit dengan keikhlasan ngayah untuk mengabdi kepada rakyat. Kegigihan yang dibarengi keikhlasan dipastikan menjadi dasar bagi kesuksesan Bangli ke depan.

TAKWA, di dalamnya terkandung makna taat dan patuh pada ajaran Tuhan Yang Maha Esa serta takut melakukan pelanggaran terhadap ajaran-Nya. Artinya, membangun Bangli ke depan tidak boleh melepaskan ajaran agama dengan konsepsi mencegah diri untuk berbuat salah sebagai pendukung mewujudkan Bangli yang GITA SANTI. Ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa terus akan dipelihara dan ditingkatkan di segala lini, dan ini juga akan menjadi pendukung mewujudkan pemerintahan yang bersih dan tidak korupsi yang menjadi prioritas unggulan program bagi bupati dan wakil bupati terpilih. Di samping itu, kata takwa di Bali lebih mengarah pada peningkatan rasa bakti pada seluruh komponen kehidupan untuk mewujudkan kebahagiaan hidup. Rasa bakti pada Sang Hyang Widhi, bakti sesama manusia serta bakti pada lingkungan terus dibangun sehingga benar-benar terwujud masyarakat Bangli yang GITA SANTI berdasarkan Tri Hita Karana.

ASPIRATIF, mengandung makna sikap menghargai harapan, keinginan dan cita-cita. Sikap ini selalu menjadi pegangan dalam menjalankan roda pemerintahan. Pemerintah yang aspiratif akan berusaha menjauhkan arogansi dalam kekuasaan dan mengedepankan harapan, keinginan, kebutuhan dan cita-cita masyarakat yang dipimpinnya serta sekaligus yang dilayaninya. Intinya adalah memihak pada kebutuhan dan suara rakyat. Suara masyarakat dalam pengertian luas menjadi acuan utama dalam pengambilan keputusan di bawah payung hukum yang ada. Suara masyarakat secara umum maupun melalui perwakilannya di lembaga legislatif selalu akan diupayakan menjadi pertimbangan dalam pengambilan kebijakan pemerintah. Dengan demikian aspiratif akan menjadi fondasi juga dalam mengabdi memberikan pelayanan kepada masyarakat.

SEJAHTERA, mengandung makna makmur, terlepas dari segala macam kesulitan. Sejahtera adalah kondisi harapan kita semua. Indikator riilnya adalah meningkatnya kualitas kehidupan dan tercukupinya kebutuhan dasar pokok manusia (masyarakat), seperti: sandang, pangan, papan, kesehatan, pendidikan dan tersedianya lapangan kerja. Seluruhnya didukung


oleh infrastruktur sosial budaya ekonomi yang memadai. Peningkatan kualitas kehidupan lebih difokuskan pada pengentasan kemiskinan sehingga secara simultan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

AMAN di dalamnya terkandung makna: bebas dari gangguan, terlindungi, pasti dan tidak meragukan, tidak berisiko serta tentram tidak merasa takut. Dalam kondisi aman kita dapat bekerja lebih nyaman guna meningkatkan kualitas hidup menuju kehidupan yang lebih sejahtera. Keamanan dalam arti luas dapat terwujud melalui penegakan disiplin dalam arti luas juga. Keamanan masyarakat harus terjamin dengan mengoptimalkan perangkat pemerintah yang berfungsi mengayomi kehidupan masyarakat secara umum. Ketika keamanan terjamin, maka ketika itu kondusivitas pembangunan akan terwujud. Pemerintah harus mampu mengimplementasikan kehidupan berdisiplin dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan – kebijakan publik sehingga jelas tanggung jawab dan akuntabilitasnya bagi masyarakat. Wajib disediakan media untuk menjamin terciptanya tanggung jawab dan akuntabilitas ekskutif terhadap DPR dan masyarakat.

NYAMAN, makna yang terkandung adalah sehat, segar, sedap dan sejuk. Kenyamanan mengandung dua sisi kepentingan, yaitu kenyamanan secara fisik dan kenyamanan secara psikis. Kenyamanan fisik akan terwujud dengan meningkatkan pengelolaan komponen-komponen yang berpengaruh secara fisik seperti pembiasaan pola hidup sehat yang didukung oleh kondisi fisik lingkungan yang indah. Sementara yang lebih penting adalah mewujudkan kenyamanan psikis manusianya. Hal ini akan bisa terwujud bila terbebas dari rasa takut, terjadi pelayanan dengan dasar cinta kasih, serta terbebas dari arogansi kekuasaan. Untuk mewujudkan ini tidak terlepas dari konsep tertib yang juga menjadi acuan pembangunan di Bangli.

TERTIB, di dalamnya terkandung makna teratur, mengikuti aturan, rapi serta sopan. Pemerintahan Bangli bertekad untuk menjunjung konsep tertib ini dalam pengertian luas. Oleh karena itu, penegakan supremasi hukum tetap menjadi perhatian utama sebagai cerminan tertib.Di tengah upaya mewujudkan supremasi hukum, tidak harus asal labrak namun selalu mengedepankan kesopanan dengan tidak meninggalkan konsep hormat dan cinta kasih. Kekuasaan bukan untuk mewujudkan arogansi yang memporakporandakan tata aturan yang ada. Tertib merupakan wujud disiplin yang harus menjadi fondasi utama pemerintahan. Disiplin dalam makna ketaatan lahir batin kepada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku perlu terus dibina dan dikembangkan pada seluruh lini dengan berbagai upaya. Sikap menghormati dan menghargai tata aturan yang tertulis maupun tidak tertulis secara sportif harus dipupuk sehingga tidak ada pelanggar yang tidak siap menerima sanksi. Oleh karena itu, fokusnya adalah penegakan supremasi hukum dalam makna luas. Pembinaan dan penegakan disiplin dimulai dari para aparatur pemerintah yang diharapkan dapat menjadi teladan secara bertahap bagi masyarakat umum. Ketaatan pada peraturan dan perundang-undangan yang ada merupakan tujuan utama sehingga dapat memperkecil tersedianya ruang untuk KKN. Pemerintah harus mampu mengimplementasikan kehidupan berdisiplin dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan- kebijakan publik sehingga jelastanggung jawab dan akuntabilitasnya bagi masyarakat. Wajib disediakan media untuk menjamin terciptanya tanggung jawab dan akuntabilitas ekskutif terhadap DPR dan masyarakat.

INDAH, mengandung makna cantik, bagus dan elok. Kata indah lebih mengarah pada penampilan fisik daerah Bangli. Keindahan lingkungan harus diwujudkan mengingat bahwa kita semua sangat membutuhkannya. Di samping itu keindahan adalah pendukung potensi pariwisata yang dimiliki oleh Bangli. Keindahan Bangli perlu ditata secara benar dan berkesinambungan sehingga kita merasa nyaman dan wisatawan merasa senang datang ke Bangli. Keindahan harus diwujudkan di semua tempat: mulai dari rumah tangga, tempat kerja, tempat persembahyangan bahkan sampai ke kuburan sekalipun yang pada akhirnya terbangun keindahan Bangli secara keseluruhan yang sekaligus merupakan bentuk implemtasi konsep Tri Hita Karana..

 
WAKIL BUPATI BANGLI
Sang Nyoman Sedana Arta
  VIDEO KEGIATAN
Kunjungan Gerbangdesigot di Desa Songan

  SIDA (SISTEM INOVASI DAERAH)
Tim Koordinasi Penguatan SIDa Kabupaten Bangli TA...

  INFO KURS

  SITUS TERKAIT
Pengadilan Negeri Bangli
Badan Pusat Statistik Kabupaten Bangli
GIN Banglikab
Gerbang Indah Nusantara (GIN)
PD BPR Bank Pasar Kab. Bangli
Twitter Pemkab Bangli
Facebook Pemda Bangli
LPSE Kab. Bangli
Layanan Pengaduan Masyarakat
Batur Global GeoPark
Situs Lainnya


  JAJAK PENDAPAT
Bagaimana Menurut Pendapat Anda Tentang Website Ini?
Sangat Bagus
Bagus
Kurang Bagus
Jelek
Hasil Voting
Dari:478 Responden




  TWITTER


ikuti kami
Copyright © 2012 Pemerintah Kabupaten Bangli. All rights reserved.